Apa saja fungsi bak kontrol ? berikut penjelasanya
Pernahkah Anda mandi dalam keadaan kaki tergenang? Tahukah Anda jika hal tersebut disebabkan karena saluran air kotor yang mampat? Jika Anda tahu, kira-kira apakah Anda tahu apa solusi dari permasalahan ini? Nah, solusinya adalah menggunakan bak kontrol.
Apa itu bak kontrol? Bak kontrol seperti bak besar dengan lubang dan tutup diatasnya. Biasanya bak kontrol digunakan pada saluran drainase dan ditempatkan pada belokan saluran air. Fungsi bak kontrol ini untuk menghindari adanya penyumbatan pada saluran drainase. Namun selain itu masih ada fungsi lain dari bak kontrol yang juga tak kalah penting.
Jika Anda masih penasaran, mari simak ulasan terkait dengan fungsi bak kontrol dibawah ini.
Bak kontrol solusi masalah penyumbatan saluran aliran air kotor
Dalam aliran saluran air kotor baik itu di perumahan ataupun di restaurant, tak jarang kita membutuhkan belokan. Apalagi dengan lahan yang terbatas dan atau alur denah yang sudah jadi terlebih dulu. Alhasil untuk mengakali agar air kotor tetap bisa lancar hingga ke pembuangan akhir, maka digunakanlah belokan-belokan pada sistem saluran air.

Perlu diketahui, semakin banyak belokan pada saluran drainase maka kemungkinan mampet juga akan kian besar. Disetiap belokan tersebut sudah pasti potensi kotoran yang mengendap juga kian besar. Artinya hal ini akan berpotensi mengganggu jalan laju aliran air. Tak hanya itu, turbulensi akibat berbaliknya aliran air akibat adanya benturan pada belokan juga membuat daya sorong air berkurang. Meskipun tidak banyak namun hal ini tetap berpengaruh.
Lantas, bagaimana jika dalam saluran air diharuskan ada belokan?
Solusi dari hal ini adalah penggunaan bak kontrol. Bak kontrol ini berbentuk seperti bak yang berlubang dan difungsikan untuk menerima air kotor dari buangan kamar mandi ke saluran umum. Fungsi bak kontrol yang paling utama yakni agar kita bisa lebih mudah mengontrol dan membersihkan endapan kotoran yang ada pada belokan.
Cara pemasangan bak kontrol
Bak kontrol biasanya terbuat dari beton cor dengan bagian atas berupa tutupan dengan besi pegangan. Untuk bahan pembuat tutupannya bisa divariasikan tergantung permintaan dari pemesan. Untuk ukurannya, biasanya bak kontrol memiliki ukuran lebar 50 cm. Dan disarankan agar dimensi bak kontrol ini lebih besar dari saluran air yang dihubungkan.
Jadi misalnya saluran air memiliki ukuran 50 cm, maka besaran bak kontrol minimal adalah 50cm atau bisa lebih dari itu, misalnya 60 cm atau 70 cm. Hal ini juga berlaku untuk kedalamannya. Tujuan dari hal ini yakni agar debit air bisa mengalir dengan maksimal.
Untuk menghindari adanya tikus atau benda asing lainnya pada ujung pertemuan pipa dengan bak kontrol disarankan untuk diberi jeruji. Jika bak kontrol memiliki lebih dari satu cabang, usahakan pipa yang digunakan sebagai pipa keluar memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan pipa yang mengarah ke bak kontrol.
Jika Anda melakukan instalasi bak kontrol ini dengan benar, Anda tidak akan perlu khawatir lagi jika ada air yang menggenang di kamar mandi karena air bilasan mandi, mencuci dan lain sebagainya akan langsung terbuang dengan lancar.
Namun, jika dirasa Anda kesulitan untuk instalasinya, Anda bisa berkonsultasi dengan ahlinya, layanan jasa instalasi saluran air. Layanan jasa instalasi saluran air ini memiliki tim yang telah ahli dalam bidangnya. Dan tentu saja dengan senang hati akan membantu Anda menyelesaikan masalah yang Anda miliki.
Perlu diingat, lakukan pengecekan bak kontrol secara berkala misalnya setiap 2 minggu sekali. Pengecekan dilakukan untuk mengetahui banyak tidaknya endapan kotoran. Semakin jarang dilakukan pengecekan, maka endapan kotoran juga bisa kian banyak hingga akhirnya menyebabkan penyumbatan. Nah, tentu Anda tidak ingin bukan?
Berikut adalah fungsi bak kontrol saluran air
Dari ulasan diatas, kita bisa meringkas jika bak kontrol sangat dibutuhkan khususnya sebagai sarana untuk memperlancar aliran air. Bak kontrol juga bisa difungsikan sebagai control grounding atau penangkal petir. Selain itu ada beberapa manfaat bak kontrol lainnya yaitu:
- Tempat pengecekan jika terjadi sumbatan pada saluran
Fungsi utama dari bak kontrol yakni mencegah penyumbatan pada saluran air. Adanya bak kontrol ini akan memudahkan kita untuk melakukan pengecekan. Seperti yang sudah disebut diatas, endapan kotoran seringkali terkumpul pada belokan, bak kontrol dengan tutupan memudahkan kita untuk mengecek sumbatan dan kemudian membersihkannya.
- Tempat untuk melancarkan saluran jika terjadi sumbatan tanpa harus membongkar saluran
Adanya bak kontrol membuat kita tidak perlu repot membongkar saluran jika terjadi kemampatan. Kita bisa mengeceknya dengan mudah hanya dengan membuka tutupan bak kontrol. Sayangnya ada orang-orang yang kurang paham pentingnya bak kontrol sehingga menutup keseluruhan bak kontrol di kawasan mereka. Padahal jika tidak ditutup permanen, tentunya pengecekan dan pembersihan saluran air bisa lebih mudah dilakukan.
- Penyaring kotoran/ sampah yang mengalir di saluran.
Jeruji besi yang dipasang pada bak kontrol berfungsi sebagai penyaring sampah atau kotoran. Adanya saringan ini, tentu mempermudah kita untuk mengambil sampah yang menjadi penyebab saluran air yang mampat.
Itulah sedikit ulasan terkait dengan bak kontrol. Intinya ini adalah salah satu komponen yang sangat penting dalam kelancaran saluran air kotor. Daripada harus susah dan repot membongkar saluran air akibat ada sampah yang mampat, atau harus merasa tak nyaman karena aliran air yang lama turun hingga menggenang di kamar mandi, maka lebih baik gunakan bak kontrol.
