Tak hanya air kencing masriah lempari rumah tetangga dengan tinja
Emak – emak di Sidoarjo Jawa Timur, Masriah tidak hanya melempari rumah tetangganya, Wiwik dengan air kencing. Ternyata, Masriah juga melempari rumah Wiwik dengan kotoran manusia atau tinja. Aksi Masriah ini dilakukan karena rumah yang ditinggali Wiwik awalnya merupakan milik adik Masriah. Rumah tersebut kemudian dijual adik Masriah ke Wiwik.
Namun, Masriah rupanya ingin memilikinya. Dirinya lalu kerap menyiram air kencing, air comberan sampai melempar sampah ke rumah Wiwik. Aksi Masriah ini dilakukan dengan tujuan Wiwik dan keluarganya tidak betah dan akhirnya menjual murah rumah tersebut ke dirinya.
Wartawan menjadi saksi bagaimana bau tak sedap menyeruak di depan kediaman Wiwik Winarti. Saat mendatangi rumah Wiwik di Jogosatru, Sukodono, terlihat ada kotoran manusia berwarna kuning dengan bau menyengat di depan pintu rumahnya.
Wiwik pun memperlihatkan rekaman CCTV, tampak Masriah membawa sebuah baskom yang diduga berisi air kencing dan kotoran manusia. Kemudian, oleh Masriah, baskom yang berisi tinja itu disiramkan ke depan pintu rumah Wiwik.
“Kami sekeluarga diteror dilempari air kencing, sampah limbah rumah tangga seperti diapers, sisa makanan yang busuk. Bahkan sore kemarin dilempari air kencing dan kotoran manusia,” kata Wiwik di kediamannya.
Wiwik Winarti menjelaskan, sebelumnya pagi – pagi sekitar pukul 04.35 WIB, Masriah sudah melempari air kencing ke rumahnya. Lokasi yang menjadi sasaran hanya satu titik yaitu di depan pintu utama rumahnya.
“Yang menjadi sasarannya hanya pintu depan rumah kami. Kami dan keluarga selalu mengalah, dan memutuskan untuk mengganti pintu tersebut dengan kerangka besi. Meski baru kami ganti tahun 2020 kondisinya sekarang ini sudah berkarat,” jelas Wiwik.
Sebelumnya, seorang emak – emak di Sidoarjo Jawa Timur berulang kali menyiram air kencing dan melempari rumah tetangga dengan tinja. Aksi tidak terpuji tersebut terekam kamera CCTV dan beredar luas di media sosial.
Dalam rekaman CCTV tersebut, tampak emak – emak membawa baskom yang diduga berisi air kencing dan selanjutnya disiramkan ke depan pintu rumah tetangganya.
