Air sumur bor berpasir halus solusinya bagaimana? ini solusi terbaiknya

Hallo para pembaca artikel seputar sanitasi, bagimana kabar Anda semua? Pastinya sehat – sehat kan? Kali ini kami akan memberikan informasi terbaru untuk Anda. Informasi yang akan kami berikan kali ini yaitu masalah air sumur bor berpasir halus? Dan bagimana cara mengatasinya? Mari, simak artikel ini lebih lanjut ya.

Permasalahan air sumur bor berpasir halus sering kali terjadi dilokasi manapun dan pada kedalaman berapapun itu, baik itu sumur dangkal ataupun sumur dalam. Masalah air sumur membawakan pasir ini sebetulnya untuk mengatasinya susah – susah gampang.

Air Sumur Bor Berpasir Halus Solusinya Bagaimana?
Air Sumur Bor Berpasir Halus Solusinya Bagaimana?

Namun, alangkah baiknya Anda membaca dari artikel kami ini tentang bagaimana menentukan biaya uji geolistrik? Supaya bisa melengkapi pemahaman Anda tentang uji geolistrik.

Penyebab air sumur bor berpasir

Ada beberapa penyebab air sumur bor yang menjadi pemicu keluarnya pasir halus, entah itu sedikit ataupun dalam jumlah banyak:

  1. Sumur bor yang masih baru

Keluar pasari merupakan hal wajar pada pembuatan sumur bor baru. Oleh sebab itu, perlunya melakukan pengurasan air supaya keluarnya air yang bersih dengan kualitas bagus seperti apa yang diharapkan. Dengan tidak keluarnya air secara terus menerus dan membawa pasir halus serta lumut yang berasal dari dalam tanah.

Tentunya lama dari proses pengurasan bervariasi antara 2 sampai 4 minggu pengerjaan. Proses buang air atau pengurasan tidak perlu dilakukan secara terus menerus selama 24 jam, tetapi hanya perlu 3 sampai 6 jam seharinya agar mampu mencegah air yang keluar tidak menghasilkan pasir halus dan lumpur.

  1. Pompa air submersible terlalu mendekati bagian dasar tanah

Pada saat melakukan penempatan pompa air tipe submersible ini atau pompa satelit yang terlalu mendekati dasar tanah sumur bor, Mengakibatkannya pasir yang berada pada ujung pipa ikut terhisap. Penempatan pada pompa satelit juga perlu jadi perhatian Anda, sebaiknya minimal 4 meter menjauhi batas tanah pada ujung pipa.

  1. Saringan kain posisinya bergeser

Pada kali ini casing sumur bor di bagian bawah perlu dibuatnya lubang seperti pada resapan air bawah tanah. Nah, untuk cara mencegah pasir supaya tidak terbawa masuk kedalam pipa, alangkah baiknya pipa diselubungi atau dibungkus dengan saringan halus yang terbuat dari kawat stainless ataupun kain kasa. Selubung ini nantinya akan diikat dengan kawat ataupun karet ban.

Nah, pada langkah ini sebenarnya seringkali terjadi proses memasukan pipa casing yang dimana diselubungi kain ke dalam tanah, kenapa begitu? Karena lubang tanah menyempit maka selubung kain tadi itu akan bergeser posisinya yang akan menyebabkan berpindah ke atas sehingga lubang pada pipa yang tadinya tertutup menjadi terbuka. Dari sini Anda bisa menemukan masalahnya yang menyebabkan pasir masuk pada pipa casing dan tersedot sampai keluar.

  1. Menggunakan pompa yang ukurannya lebih besar

Walaupun dampaknya tidak terlalu signifikan, penggunaan pompa submersible ini biasanya menggunakan pipa yang terlalu besar dan bisa menyebabkan air sumur bor membawa pasir halus. Maka dari itu alangkah baiknya gunakan pompa submersible sesuai kebutuhan Anda dan jangan terlalu besar.

Resiko jangka panjang air sumur bor berpasir

Sedikit demi sedikit maka lama kelamaan tentu akan merusak tanah menjadi ambles dan bangunan sekitarnya bisa menjadi retak. Inilah resiko jangka panjang yang kemungkinan besarnya akan dialami oleh air tanah yang mengeluarkan pasir.

Bukan hanya rumah Anda sumur bor juga akan mengalami retak dan juga rumah tangga akan merasakan dampak negatifnya. Masalah radius keretakan bisa berkisar kurang dari 10 meter atau bisa juga puluhan meter, tergantung pada seberapa banyak pengambilan air sumur bor setiap harinya.

Berapa lama proses keretakan bagunan ini akan terjadi? Biasanya resiko ini akan terjadi diatas 10 tahun baru masalah dari resiko ini akan terjadi tanah ambles secara bertahap dan merembet pada bangunan rumah Anda.

Apa penyebab amblesnya tanah karena penyedotan air berlebihan?

Tentunya tidak, penyedotan air tidak akan mempengaruhi signifikan terhadap penurunan tanah. Akan tetapi tanah ataupun lumpur yang terbawa oleh air ini menjadi sumber masalah tanah akan runtuh hingga ambles.

Bagaimana cara mengatasinya?

Tentunya setiap masalah pasti ada jalan keluarnya, berikut beberapa solusi dari masalah ini:

  1. Memanggil jasa sumur bor dengan tim yang mempunyai pengalaman sekaligus tim profesional dalam bidangnya. Tentunya tukang sumur bor yang ahli dan bersertifikat akan membuat kualitas sumur bor lebih baik dan akan memberikan beberapa arahan perawatan supaya tidak terjadi resiko tanah runtuh.
  2. Cara yang bisa Anda atasi sendiri misalnya mencoba meninggikan pompa air celup Anda setinggi 3 sampai 4 meter untuk mengatasi resiko mengeluarkan pasir halus atau lumpur. Sehingga air yang dikeluarkan sesuai yang Anda harapkan.

Mungkin kami menyarankan cara kedua terlebih dahulu atau menggunakan cara pertama jika Anda kesusahan tentunya cara pertama akan lebih efektif. Tentunya menggunakan filter juga hanya sebuah cara untuk menjernihkan air saja, dan tidak mampu mencegah amblesnya tanah. Anda juga bisa membaca artikel mengenai cara mengatasi air sumur bor yang bau.

Untuk Anda yang memasang sumur bor sangat penting untuk mengetahui perawatan sumur supaya tidak mengalami masalah yang serius. Tentu dari masalah ini bisa menjadi ilmu yang bermanfaat supaya Anda mengetahui dampak yang terjadi, serta pentingnya menggunakan tukang profesional supaya pembuatan sumur bor bisa terjamin kualitasnya. Jangan menganggap sepele masalah ini jika Anda merasakan air sumur bor mengeluarkan pasir halus maka Anda dapat komplain atau melakukan kontak terhadap penyedia jasa sumur bor yang ahli dalam bidangnya.

Demikian artikel tentang air sumur bor berpasir halus dan cara untuk mengatasinya semoga bisa bermanfaat. Untuk Anda yang sedang membutuhkan jasa gali sumur bor bisa langsung datang atau menghubungi tukang gali sumur bor berpengalaman yang berlokasi di sekitar tempat tinggal Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *