Sudah tahu toilet bus tidak boleh untuk buang air besar? ini alasannya

Perusahaan bus terus berlomba – lomba menghadirkan berbagai fasilitas kenyamanan pada armadanya untuk para pelanggannya. Dari beberapa fasilitas yang ditawarkan, adanya toilet di dalam armada bus, mungkin sudah jadi hal yang lumrah yang banyak ditemui pada setiap armada bus.

Tujuan adanya toilet didalam bus, tentu saja untuk memudahkan penumpang yang ingin buang air kecil selama di perjalanan. Selain untuk memberikan kemudahan, dengan adanya toilet di dalam bus ini secara tidak langsung juga membuat bus menjadi lebih cepat sampai tujuan. Sebab bus jadi tidak perlu lagi repot berhenti dahulu di tempat peristirahataan atau SPBU, ketika ada penumpangnya yang ingin buang air kecil penumpang tinggal menuju toilet yang sudah disediakan di dalam bus untuk buang air kecil.

Menariknya, hampir sebagian besar bus antar kota antar provinsi (AKAP) dan bus pariwisata yang dilengkapi toilet di dalamnya, melarang para penumpangnya buang air kecil saat bus sedang berhenti dan tidak memperbolehkan juga penumpangnya untuk buang air besar di toilet tersebut.

Sudah Tahu Toilet Bus Tidak Boleh Untuk Buang Air Besar
Sudah Tahu Toilet Bus Tidak Boleh Untuk Buang Air Besar

Lalu, apa yang menyebabkan toilet di dalam bus itu hanya diperuntukkan untuk buang air kecil saja dan mengapa juga hanya boleh digunakan saat bus sedang berjalan?

Brand and Marketing Communication Manager karoseri Laksana, Candra Dewi, menjelaskan alasan utama pelarangan penggunaan toilet bus untuk buang air besar, umumnya merupakan kebijakan masing-masing perusahaan otobus.

“Terkait hal itu sih balik lagi ke kebijakan masing-masing operator bus ya. Mungkin kadang lebih ke masalah bau juga, takut baunya menyebar ke dalam kabin bus, jadi beberapa operator hanya memperbolehkan toilet busnya untuk buang air kecil saja dan saat sedang berjalan,” kata Candra.

Beberapa unit bus tidak dilengkapi septic tank

Selain alasan bau yang berpotensi masuk ke dalam kabin bus, pemilik Perusahaan Otobus (PO) Sumber Alam, Anthony Steven Hambali, juga mengatakan beberapa PO yang memiliki unit bus dengan toilet, umumnya tidak dilengkapi dengan septic tank.

Karena toilet bus enggak ada septic tank-nya, dan loss saja langsung ke jalan. Makanya hanya boleh digunakan saat jalan saja, jadi kalau sedang berhenti atau macet enggak diperbolehkan,” terang Anthony.

Belum lagi, lanjut Anthony, ketersediaan air pada toilet bus yang terbatas serta ukuran toilet bus yang tidak terlalu besar, membuatnya jadi tidak ideal apabila digunakan untuk buang air besar.

Karena itu, bagi penumpang yang memang ingin buang air besar saat sedang di perjalanan, Anthony pun menyarankan agar penumpang tersebut meminta kepada sopir atau kru bus untuk menepi di tempat peristirahatan atau SPBU terdekat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *