Merencanakan sistem perpipaan pada rumah bertingkat
Ketika Anda akan melakukan renovasi rumah dengan menambahkan bangunan pada rumah yang sudah ada atau meningkatkannya, menambahkan jalur baru untuk kebutuhan perpipaan merupakan hal yang harus dilakukan. Bagi pemilik rumah, sistem perpipaan atau plumbing bisa diibaratkan seperti “urat nadi”.
Hampir semua aktivitas di rumah membutuhkan air, maka untuk itu sistem perpipaan pada rumah bertingkat atau sistem plumbing harus dibuat dengan benar dan tepat sejak mulai pembangunan. Hal ini dilakukan untuk mempermudah instalasi selanjutnya. Pasalnya, sistem perpipaan merupakan sistem penyalur air yang diperlukan tak hanya untuk menyediakan air berish, namun juga limbah buangan. Sistem plumbing pada sebuah rumah tidak hanya berfungsi sebagai penyedia air bersih, namun juga bekerja untuk menangani air kotor, air bekas limbah, air hujan, dan juga kotoran.

Tips merencanakan sistem perpipaan rumah bertingkat
Ketika membangun sebuah rumah bertingkat, aliran air di lantai atas kemungkinan tidak akan sama atau tidak akan sekuat aliran air yang berada pada lantai bawah. Supaya aliran dan debit air merata serta sistem plumbing dibuat dengan benar dan tepat, simak beberapa tips dari ahlinya berikut ini ya!
- Buat satu jalur instalasi untuk rumah bertingkat
Jika memungkinkan, letakkan area – area yang membutuhkan air di dalam satu zona, sehingga Anda dapat membuat jalur instalasi pipa secara vertikal dan tersentral. Jika tidak dibuat satu jalur, besar resiko terjadi kebocoran akibat banyaknya tikungan dan percabangan pada jalur instalasi.
- Gunakan tangki bawah dan atas
Anda dapat menggunakan tangki bawah dan tangki atas di rumah yang akan direnovasi nanti. Hal ini berguna untuk membuat debit air lebih merata di semua lantai.
- Membedakan pipa
Ada baiknya apabila dalam membuat instalasi sistem plumbing, gunakan warna pipa atau warna list pipa yang berbeda sesuai dengan kebutuhannya. Hal ini akan berfungsi apabila suatu saat terjadi kebocoran. Dengan warna dan list yang berbeda, Anda akan lebih mudah untuk membedakan pipa mana yang terdapat kebocoran.
Untuk air bersih, Anda dapat menggunakan Pipa PVC yang berwarna putih dengan marking berwarna biru. Untuk air limbah, Anda dapat menggunakan Pipa PVC yang berwarna putih dengan marking merah.
- Gunakan pompa pendorong
Anda juga dapat menggunakan pompa pendorong dari lantai bawah untuk kebutuhan air di lantai atas. Dengan menggunakan pompa pendorong, aliran air akan lebih lancar dan deras menuju pipa keran di kedua lantai.
- Perhatikan kemiringan pipa
Pipa air yang dipasang secara horizontal sebisa mungkin dibuat dengan kemiringan 2%. Setiap panjang pipa 100cm, maka pipa diturunkan sebanyak 2cm.
Bagaimana sudah jelas mengenai pembahasan bagaimana cara memasang pipa air bersih? Sama seperti yang telah dijelaskan di atas, sistem perpipaan pada rumah bertingkat atau plumbing bisa diibaratkan seperti “urat nadi”, sehingga Anda harus membuat instalasinya dengan benar dan tepat. setelah mengetahui tips – tips di atas, jangan lupa untuk mengaplikasikannya ya. Jangan lupa juga untuk menggunakan produk pipa yang sudah terbukti dan teruji kualitasnya, sehingga saluran air bisa awet.
