Cara mencuci tangan yang benar bebas kuman penyakit!

Mencuci tangan merupakan kegiatan yang sederhana tapi mampu membantu melindungi Anda serta keluarga dari berbagai penyakit menular. Bahkan, aktivitas ini menjadi salah satu protokol kesehatan yang wajib Anda lakukan setiap hari sebelum melakukan aktivitas atau sesudahnya.

Sayangnya, masih ada orang yang menganggap remeh cuci tangan dan cenderung melakukan secara asal. Padahal, aktivitas ini perlu Anda lakukan dengan cara yang benar supaya efektif dalam memberikan perlindungan dan mencegah penularan panyakit.

Cara Mencuci Tangan Yang Benar
Cara Mencuci Tangan Yang Benar
Bagaimana langkah mencuci tangan dengan baik dan benar?

Mencuci tangan menjadi salah satu kebiasaan hidup sehat. Tidak perlu sabun khusus, Anda hanya memerlukan sabun pencuci tangan dan melakukan langkah mencuci tangan yang benar.

Pakai sabun secukupnya, tidak terlalu sedikit atau terlalu banyak. Tuang sabun pada telapak tangan berkisar seukuran uang koin jika Anda menggunakan sabun cair. Lalu, gosok seecara merata ke seluruh permukaan tangan. Selanjutnya, Anda dapat mengikuti langkah berikut ini:

  • Ratakan sabun dengan menggosok kedua telapak tangan secara bersamaan.
  • Selanjutnya, gosok punggung tangan kiri dengan telapak tangan kanan, lalu ke sela jari. Bergantian dengan sisi tangan lainnya.
  • Kemudian, gosok kedua telapak tangan dengan posisi jari yang saling bertautan.
  • Lalu, genggam ibu jari tangan dengan tangan kiri dan gosok dalam posisi memutar. Lakukan bergantian dengan sisi tangan lainnya.
  • Berikutnya, gosok bagian ujung jari tangan kanan dengan tangan kiri. Bersihkan juga bagian kuku secara bergantian dengan sisi tangan lainnya.
  • Lanjutkan dengan membasuh seluruh tangan dengan air mengalir sampai bersih. Tidak lupa, gosok pula sela – sela jari dengan posisi jari saling bertautan.
  • Terakhir setelah selesai, keringkan tangan dengan lap sekali pakai atau tisu.

Jika Anda tidak menemukan sabun dan air mengalir, Anda bisa membersihkan tangan dengan menggunakan tisu basah antibakteri atau hand sanitizer. Pastikan produk tersebut memiliki kandungan alkohol minimal 70 persen untuk membunuh patogen penyebab penyakit.

Apa pentingnya mencuci tangan?

Perhatikan bahwa mencuci tangan tidak boleh Anda lakukan secara asal. Sebab, cuci tangan bisa memberikan banyak manfaat, seperti:

  1. Mencegah paparan penyakit

Proses perpindahan kuman berlangsung dengan cepat, bisa dari orang ke orang lain atau lewat benda yang sudah terkontaminasi. Jika masuk ke dalam tubuh, patogen bisa mengganggu kinerja sistem kekebalan.

Dampaknya, patogen akan menyebabkan reaksi karena infeksi bakteri, kuman, atau virus. Mencuci tangan dengan baik dan benar dapat menekan sekaligus mencegah penyebaran kuman.

Studi dalam Annals of Translational Medicine menemukan, mencuci tangan sebanyak 5 sampai 10 kali per hari dapat mengurangi risiko infeksi penyakit daripada melakukan aktivitas ini kurang dari 4 kali per hari.

Beberapa jenis penyakit yang bisa Anda cegah dengan rajin cuci tangan, antara lain:

  • Masalah pencernaan, seperti diare, keracunan makanan, dan hepatitis A.
  • Gangguan pernapasan, termasuk pneumonia dan flu.
  • Infeksi, seperti infeksi saluran kemih dan meningitis.
  1. Membunuh kuman dan mikroorganisme

Rajin cuci tangan menjadi salah satu cara paling efektif untuk membunuh mikroorganisme yang tidak terlihat pada tangan. Studi dalam Indonesian Journal of Biology menerangkan, penggunaan sabun sangat efektif untuk melawan aktivitas bakteri.

Penelitian menunjukkan jika terdapat penurunan jumlah mikroorganisme pada tangan sebelum dan sesudah cuci tangan. Baik menggunakan sabun ataupun hand sanitizer bisa menghilangkan pathogen karena mengandung alkohol dan triclosan.

Namun, berdasarkan pengamatan beberapa studi lain yang terkait, mencuci tangan menggunakan sabun lebih efektif untuk menghilangkan mikroorganisme daripada hand sanitizer.

  1. Memutus pandemi

Cuci tangan menjadi salah satu prosedur wajib yang digalakkan oleh pemerintah selain memakai masker. Bukan tanpa alasan, cara ini terbukti efektif untuk memutus rantai pandemi dan memberikan perlindungan diri.

  1. Mencegah resistensi antibiotic

Selain itu, mencuci tangan membuat Anda tidak perlu lagi mengonsumsi berbagai jenis antibiotik untuk mengatasi masalah bakteri. Misalnya, patogen penyebab diare dan flu bisa hilang cukup dengan mencuci tangan.

Tubuh yang jarang mengonsumsi obat antibiotik dapat terhindar dari resistensinya. Penjelasan singkatnya resistensi antibiotik yaitu kondisi saat antibiotik sudah tidak dapat lagi mengatasi penyakit yang disebabkan oleh bakteri.

Kapan harus mencuci tangan?

Rutin cuci tangan dapat mencegah penularan berbagai penyakit yang terjadi karena infeksi virus maupun bakteri. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menganjurkan untuk mencuci tangan pada waktu berikut ini:

  • Sebelum, selama, dan setelah menyiapkan makanan.
  • Setelah membuang ingus, batuk, atau bersin.
  • Sebelum dan sesudah makan.
  • Setelah mengganti popok atau membersihkan anak yang sudah menggunakan toilet.
  • Sebelum dan sesudah merawat orang di rumah yang sakit muntah atau diare.
  • Setelah menggunakan toilet.
  • Setelah menangani makanan hewan atau camilan hewan peliharaan.
  • Sebelum dan sesudah merawat luka.
  • Setelah menyentuh hewan, pakan ternak, atau kotoran hewan.
  • Setelah membuang sampah.

Selain itu, Anda sebagai orang tua juga bisa mengajarkan kebiasaan baik ini pada sang buah hati sejak dini.

Apakah harus menggunakan sabun antibakteri?

Memakai sabun biasa untuk mencuci tangan yang benar sudah cukup untuk membersihkan tangan dari kuman dan lain sebagainya, sama seperti sabun antibakteri yang bisa Anda dapatkan dengan bebas. Faktanya, Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat melarang pemakaiaan produk sabun antibakteri yang mengandung triclosan dan triclocarban karena tidak efektif pada tahun 2017.

Sebaliknya, produk ini malah memicu beberapa dampak negative seperti reaksi alergi, menyebabkan resistensi bakteri dan gangguan endokrin. Selain itu, belum ada studi yang membuktikan jika suhu air memberi perbedaan dalam membunuh bakteri.

Bahkan dalam sebuah penelitian mengungkapkan jika cuci tangan dengan air hangat tampaknya tidak menyingkirkan lebih banyak kuman. Jadi, Anda dapat menggunakan sabun apa saja untuk mencuci tangan, seperti sabun batang, sabun cair, ataupun sabun antibakteri dengan air mengalir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *