Instalasi pemasangan pipa kloset yang benar; ketahui langkahnya
Instalasi pemasangan pipa kloset yang benar tentu tidak dapat dilakukan dengan sembarangan. Pemilik hunian yang awam dengan proses instalasi ini sebaiknya menyewa jasa professional yang ahli mengenai pipa kloset. Dengan demikian, mereka tidak akan menyesal di kemudian hari apabila terjadi salah pemasangan.
Sebelum melakukan instalasi kloset, pemilik hunian perlu mengarahkan saluran pembuangan limbah ke lokasi toilet baru. Sesuai instruksi jasa instalasi kloset, pemilik hunian harus memenuhi persyaratan suplai dan drainase toilet untuk memasang pipa drainase acrylonitrile butadiene styrene atau ABS serta jalur suplai tembaga. Kesalahan dalam pemasangan karena tidak menyewa jasa profesional dapat mengakibatkan kebocoran serta genangan di toilet yang menyebarkan aroma tidak sedap.

Instalasi pemasangan pipa kloset yang benar; jangan salah langkah
Hal pertama yang harus dilakukan adalah memperhatikan jalur pasokan air. Sebelum proses instalasi dilakukan, aliran air utama harus dimatikan. Setelah itu, saluran air tembaga dapat diinstalasi ke lokasi kloset yang akan dipasang.
Lalu, hubungkan saluran air tembaga tersebut melalui pelat bawah di dinding, kira-kira 8 inci di sebelah kiri garis tengah kloset. Hubungkan jalur suplai ini di jalur air yang terpasang ke wastafel. Gunakan siku 90 derajat atau fitting stub out untuk memasukkan saluran air ke bidang permukaan dinding. Pastikan untuk membuatnya sejajar dan 8 inci di atas permukaan lantai.
Temukan stud dinding yang berdekatan. Lalu, kencangkan pipa air tembaga dengan pengait pipa berinsulasi. Salah satu alternatif adalah menyolder saluran ke tali paku tembaga yang diikat ke stud dinding di kedua sisi saluran air.
Pasang katup stop kloset dan trim ring ke ujung stub-out saluran air tembaga. Namun, potong pipa tembaga terlebih dahulu. Stop valve harus berada sedekat mungkin dengan permukaan dinding. Untuk pembuangan limbah, hubungkan saluran pembuangan ABS, berdiameter 4 inci, ke saluran pembuangan limbah utama di dekat toilet.
Memperpanjang saluran pembuangan baru ke lokasi toilet dapat dilakukan jika pemilik hunian hendak merombak dan merelokasi toilet baru sebagai adalah bagian dari kamar mandi tambahan. Pemilik hunian dapat mengikat saluran pembuangan wastafel dan bak mandi ke saluran pembuangan limbah toilet.
Fitting pembersih dapat diinstalasi pada titik dimana saluran pembuangan limbah menjadi vertikal sehingga sejajar dengan lantai kamar mandi. Buat lubang dengan diameter 6 inci di permukaan subfloor kamar mandi. Pastikan untuk memeriksa bahwa lokasi pembuangan limbah sesuai dengan pedoman pabrik untuk toilet.
Lalu, temukan ujung akhir dari pipa ABS sebagai pusat melalui subfloor, kira-kira 12 inci dari dinding belakang kamar mandi yang rata dengan permukaan subfloor. Pastikan minimum 18 inci di kedua sisi dari dinding kabinet. Buat penyangga di bawah subfloor untuk saluran pembuangan dengan strapping ABS standar. Balok dapat dimanfaatkan untuk menahan pipa pembuangan pada posisi yang benar.
Pasang flens toilet ke pipa pembuangan limbah ABS. Pasang flens ke subfloor dengan sekrup kayu berlapis. Saluran suplai dan saluran pembuangan sekarang sudah lengkap dan siap untuk toilet baru. Instalasi pemasangan pipa kloset yang benar tersebut tentu harus dengan perhitungan matang.
Hindari kesalahan umum yang dilakukan saat instalasi
Banyak orang dapat memperbaiki saluran air rumah tangga dan memasang perlengkapan saluran air hanya dengan beberapa alat khusus. Namun, tidak sedikit mereka yang mengetahui perbedaan fungsi antara banyak jenis pipa, fitting, lem dan solder. Benda-benda tersebut sering menjadi masalah besar karena kesalahan kecil yang dilakukan pemilik hunian. Ketahui apa saja kesalahan umum yang sering dilakukan saat instalasi.
- Koneksi terlalu kencang
Mengencangkan tabung suplai, pipa dan fitting serta baut toilet terlalu kencang adalah hal pertama yang kerap dilakukan. Pipa galvanis, kopling, tee atau siku yang dipasang terlalu kencang dapat merusak fitting. Memang retakan tidak langsung terjadi. Tetapi, tekanan berlebihan dapat merusak fitting beberapa bulan kemudian dimana hal ini mengakibatkan terjadinya genangan.
Mengencangkan fitting plastik pada tabung toilet dan kran sering dilakukan. Padahal tidak perlu banyak torsi untuk menyegel tabung suplai. Jika mur segi enam terlalu kencang maka risiko pecah dan bocor akan terjadi. - Salah penggunaan selotip
PTFE atau pita Teflon harus diikat searah jarum jam agar dapat berfungsi dengan baik. Tapi, banyak pemilik hunian membungkusnya dengan arah terbalik sampai selotip kran terlepas otomatis. Padahal, kesalahan ini mengakibatkan pipa tidak tersegel.
Cara menggunakan selotip dengan benar adalah dengan membungkus tiga kali dengan lapisan terakhir menghadap ke kiri bidang pipa fitting. Jika ujung selotip terakhir mengarah ke kanan, hentikan dan ulang proses pembungkusan kembali. - Tidak memiliki alat yang tepat
Mengapa jasa profesional selalu melakukan semua pekerjaan dengan mudah? Hal ini terjadi karena mereka selalu memiliki alat yang tepat. Pemilik hunian seringkali mencoba-coba alat seadanya dengan peralatan yang mereka miliki saja.
Contohnya dalam melepas ujung galvanis tua dengan kunci pas pipa biasa atau tang sambungan geser. Padahal, ini dapat merusak pipa dan meninggalkan serat di dinding. Saran terbaik adalah memiliki satu set kunci pas pipa internal sehingga pemilik hunian dapat melakukan instalasi sekaligus perbaikan sendiri.
Tiga poin tersebut diatas perlu menjadi pertimbangan dari semua pemilik hunian. Demi meminimalisir kesalahan dan kerugian yang lebih besar, lebih baik menyewa jasa profesional untuk instalasi pemasangan pipa kloset yang benar. Dengan demikian, pemilik hunian dapat menghindari pembengkakan biaya yang pasti terjadi karena kebocoran pipa.
