Perbedaan kamar mandi basah dan kamar mandi kering
Pada saat Anda ingin membeli keramik baru untuk lantai kamar mandi, pasti Anda akan dihadapkan pada pertanyaan buat “Kamar mandi basah atau kamar mandi kering?”. Karena pada umumnya kamar mandi merupakan area untuk mandi atau area untuk berkegiatan pribadi seperti buang air kecil ataupun buang air besar, secara otomatis berhubungan dengan air dan basah. Tetapi ternyata, kamar mandi itu terbagi menjadi dua berdasarkan pengaturan fungsinya yaitu kamar mandi basah dan kamar mandi kering tadi. Untuk itu mari kita simak apa sih yang menjadi perbedaannya.

Kamar mandi basah adalah
Di beberapa negara Asia, seperti halnya di Indonesia, kamar mandi basah masih menjadi jenis kamar mandi yang paling umum ditemui. Seperti namanya, kamar mandi basah umumnya selalu dalam kondisi basah atau setidaknya lembab oleh cipratan air dari bak mandi atau WC jongkok yang ada. Kamar mandi dengan shower dan toilet duduk juga dianggap sebagai kamar mandi basah jika antara shower dan toilet tidak ada pembatas untuk memisahkan yang basah dan kering. Sehingga setiap mandi, seluruh ruangan akan ikut basah.
Selain itu, ukuran kamar mandi akan mempengaruhi fungsinya. Apabila sebuah kamar mandi yang kita miliki mempunyai ukuran yang terbilang kecil, model kamar mandi basahlah yang biasanya dibuat. Karena dengan ukuran yang terbatas, akan susah untuk memberikan partisi. Oleh sebab itu, setiap kegiatan dilakukan semudah mungkin pada area yang berdekatan.
Nah, biasanya keramik lantai yang digunakan memiliki tekstur yang lebih kasar, agar tidak licin pada saat basah oleh air.
Penjelasn kamar mandi kering
Perbedaan kamar mandi basah dan kamar mandi kering selanjutnya sesuai dengan namanya, kamar mandi jenis ini selalu dalam keadaan kering ketika sedang tidak digunakan. Kamar mandi kering umumnya menggunakan toilet duduk dengan shower atau bathtub. Selain itu ada pemisah yang jelas antara toilet dan shower atau bathtub sehingga ketika mandi, cipratan air hanya membasahi area shower atau bathtub saja. Pembatasan antara toilet dan shower biasanya berupa tembok, tirai ataupun panel kaca.
Karena mempunyai pemisah antara bagian toilet dan shower atau bathtub tadi, menjadikan ukuran kamar mandi kering akan lebih besar jika dibandingkan kamar mandi basah. Selain itu kamar mandi kering memiliki banyak kelebihan jika dibandingkan dengan kamar mandi basah, seperti lebih sehat karena tidak lembab. Perawatannya akan lebih mudah serta memberikan kesempatan untuk kamar mandi menjadi lebih banyak yang sesuai dengan keinginan kita sebagai pemilik. Dan yang lebih penting adalah lebih menghemat pemakaian air.
Dengan lebih bebas cipratan air pada lantai yang dapat menyebabkan lantai licin, maka penggunaan keramik lantainya pun bisa lebih beragam. Apapun motif dan bentuknya bisa kita gunakan. Tentunya di area yang kering, sedangkan di area yang masih bersentuhan dengan air langsung sebisa mungkin pergunakan jenis keramik yang memiliki tekstur lebih kasar dibandingkan dengan area yang kering.
Demikianlah perbedaan kamar mandi basah dan kamar mandi kering. Sehingga Anda dapat memperhitungkan penggunaan lantai keramik mana yang cocok untuk kamar mandi Anda. Jangan sampai salah pilih yang akhirnya malah berakibat fatal buat diri kita dikarenakan salah memilih keramik lantainya.
