Cara memilih pompa air dan cara memasangnya

Air menjadi sebuah kebutuhan yang sangat penting salah satu cara pemenuhan air tak lain adalah dengan membuatkan sendiri aliran air atau sumur pompa sebagai alat pemancing yang mengambil air langsung dari sumbernya. Banyak sekali jenis pompa air yang digunakan oleh masyarakat kita mulai dari penggunaan sumur pompa air, sumur gali, hingga jenis pompa listrik atau yang sering disebut dengan sanyo. Dari berbagai jenis pompa sumur tersebut tetap memiliki fungsi yang sama yaitu untuk mengambil air bersih dari sumber mata air. Namun seringkali pompa air yang Anda gunakan dirumah sering mengalami berbagai masalah misalnya pompa air yang mampet, tidak keluar airnya, terlalu dalam debit airnya sehingga pompa tidak mampu menarik air ke atas permukaan dan masalah lainnya.

Cara memilih pompa air dan cara memasangnya, masyarakat saat ini cenderung memilih jenis penggunaan pompa air terbaik dengan merek yang terkenal sebagai solusi terbaik agar pemilihan pompa air tersebut dapat bertahan dalam waktu yang lama. Namun keputusan tersebut belum tentu benar, terkadang pompa air yang Anda beli dengan harga yang mahal justru cepat rusak dan tidak dapat digunakan lagi. Jika suda rusak tentu Anda akan kebingunan untuk memenuhi kebutuhan air sehari – hari. Yang Anda lakukan kemudian agar fungsi pompa air dapat digunakan sebagaimana mestinya kembali, mulai dari membeli pompa air baru, memanggil tukang servis sumur, dan lain sebagainya. Perlu diingat jika pompa yang ada dirumah Anda sewaktu – waktu rusak dan tidak dapat digunakan bukan berarti kualitas dan ketahanan pompa air yang rendah, melainkan masih ada faktor lain yang dapat menyebabkan pompa air lebih cepat rusak dan mengalami masalah sehingga tidak dapat digunakan.

Cara Memilih Pompa Air Dan Cara Memasangnya
Cara Memilih Pompa Air Dan Cara Memasangnya

Apa saja masalah yang menyebabkan pompa air tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya? Pompa yang macet dan tidak dapat digunakan bukan berarti bahwa pompa air tersebut mengalami kerusaakan mesin dan lain-lain. Perlu ditelisik lebih lanjut bahwa pompa yang tidak berfungsi dapat disebabkan oleh berbagai faktor lainnya misalnya saja seperti kedalaman sumber air yang terlalu dalam berada di bawah permukaan. Hal tersebut dapat menyebabkan pompa air Anda mudah mengalami kerusakan. Penyebabnya adalah mesin akan lebih berat mengangkat air yang berasal dari sumbernya ke permukaan atas yang lebih tinggi. Jarak dasar air dari permukaan bawah air menjadi faktor utama pompa air Anda gampang mengalami kerusakan mesin atau macet sehingga tidak dapat digunakan lagi.

Sebenarnya Anda bisa saja melakukan beberapa cara sebagai solusinya misalnya saja memanggil jasa sumur untuk mengatasi masalah tersebut. Dengan kata lain tukang ahli sumur akan membantu Anda mengatasi permasalahan pompa air tersebut. Biasanya tindakan yang akan dilakukan oleh ahli sumur adalah mengebor ulang suber mata air dengan ke dalaman yang lebih tinggi dari sebelumnya. Tujuannya selain untuk menghindari adanya material tanah, pasir, batu ikut tercampur ke dalam air juga lebih dapat meringankan beban mesin pemompa air Anda. Dengan begitu pompa air sanyo akan lebih mudah mengangkat air dari sumbernya dan mengangkatnya ke atas permukaan dengan lebih ringan dan mesin pompa sanyo yang Anda miliki juga lebih awet dan tidak mudah rusak lagi.

Untuk Anda yang memiliki beberapa keluhan mengenai pompa air yang Anda gunakan, maka jangan langsung mengambil kesimpulan bahwa pompa air rusak dan sudah tidak dapat digunakan dan harus diganti. Belum tentu, karena Anda masih bisa menyelesaikannya dengan cara lain yang lebih efektif sekaligus lebih ringan dari segi biaya. Yaitu dengan memanggil jasa tukang sumur dan pompa air, Anda bisa berkonsultasi dengan ahlinya untuk menuntaskan masalah yang terjadi pada pompa air Anda.

Berikut cara memilih pompa air dan cara memasangnya

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika memilih jenis pompa air, berikut adalah penjelasan lebih lengkapnya.

  1. Tingkat kedalaman air

Kedalaman sumber air seringkali dianggap suatu yang remeh ketika pemasangan pompa air. Sebenarnya titik kedalaman air sangat berbengaruh terhadap jenis pompa atau sumur yang dapat Anda gunakan dengan baik. Misalnya saja sebagai contoh sebelum dilakukannya pembuatan atau pemasangan jenis pompa air maka biasanya akan diketahui terlebih dahulu berapa kedalaman titik sumber mata air di bawahnya. Tujuannya adalah untuk menentukan seberapa dalam galian atau bor yang akan digunakan dan berapa panjang pipa yang akan di pasang jika Anda menggunakan jenis pompa air.

  1. Jenis pompa air yang digunakan

Jenis pompa air juga menjadi hal utama yang perlu Anda pertimbangkan ketika membuat sumber air atau sumur. Untuk setiap kedalaman titik air maka akan berbeda pula pemilihan atau penentuan jenis pompa yang akan digunakan. Untuk kedalaman air yang berada di bawah permukaan kurang dari 7 m, maka pilihlah penggunaan sumur dangkal dengan kedalaman yang sedang. Jika kedalaman berada di antara 7 – 9 m maka jenis pompa air yang bisa digunakan adalah pompa tipe semi jetpump. Lalu untuk kedalaman air yang berada jauh di titik permukaan tanah seperti halnya dengan kedalaman sekitar 20 – 30 m hingga lebih Anda bisa menggunakan jenis pompa air jetpump.

Dari 2 faktor cara memilih pompa air dan cara memasangnya diatas masih ada beberapa faktor lain yang perlu Anda perhatikan ketika memilih pompa air yang akan digunakan seperti mengenai sepesifikasi pompa, suara pompa yang dihasilkan, volume air yang akan dihasilkan pompa air, ketinggian tandon air ketika Anda menggunakan tandon air, daya listrik yang digunakan dan yang paling penting dari semua itu adalah mengenai budget Anda sendiri. Jika biaya yang Anda miliki termasuk tinggi sebaiknya pemilihan jenis pompa air paling bagus adalah solusi terbaik, tetapi jika budget Anda pas – pasan jangan kawatir banyak merek pompa air yang harganya murah dengan kualitas bagus.

Cara memasang pompa air
  1. Tempatkan pompa air dengan jarak yang lebih dekat dengan sumber mata airnya misalnya seperti dekat dengan sumur ataupun sumber permukaan yang lebih dangkal.
  2. Hindarkan pemilihan tempat pompa air yang terhindar dari terkenanya hujan, panas matahari dan lain sebagainya, bisa diletakkan di dalam rumah atau dibuatkan sendiri tempat khusus untuk penempatan pompa tersebut.
  3. Hindari penempatan pompa air yang sulit dijangkau karena jika sewaktu-waktu terjadi masalah maka Anda akan kerepotan untuk memeriksanya.
  4. Cegah adanya lipatan pipa untuk menghindari adanya sumbatan air untuk menuju kran.
  5. Untuk pemasangan pipa sebaiknya pipa yang berada dekat dengan mesin pompa air dipasang dengan bentuk yang vertikal tujuannya adalah agar air yang keluar lebih lancar.
  6. Patikan setelah pemasangan pipa air tidak ada kebocoran yang ada di sekitar pipa, pemeriksaan ini sangat perlu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kebocoran yang lebih besar.
  7. Tahap akhir adalah pemeriksaan dari segi mesin pompa dan juga saluran-saluran yang dibuatnya apakah semua saluran air sudah dapat mengeluarkan air dengan lancar atau belum.
  8. Sebaiknya untuk Anda yang memiliki lokasi sumber mata air yang ada jauh dari permukaan tanah maka penggunaan pompa yang tepat dapat Anda konfirmasikan terlebih dahulu kepada tukang ahli sumur yang menangani masalah tersebut. Biasanya ahli sumur profesional sudah sangat berpengalaman dalam menentukan jenis pompa air terbaik untuk setiap kedalaman air yang berbeda.

Untuk masalah pemilihan pompa, pemasangan, pembuatan sumur, mesin pompa air yang rusak atau macet maka jangan langsung mengambil keputuhan akan masalah yang terjadi. Untuk memastikan kebenarannya Anda dapat langsung menghubungi pihak jasa ahli sumur terpercaya langanan Anda, supaya Anda tidak salah dalam mengambil keputusan. Itulah cara memilih pompa air dan cara memasangnya semoga artikel kami ini dapat bermanfaat untuk Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *