Ini kekurangan dan kelebihan kloset jongkok dan duduk, pilih mana?
Kekurangan dan kelebihan kloset jongkok dan duduk, kedua jenis kloset ini memiliki kekurangan dan kelebihan masing – masing. Tetapi mana yang lebih menyehatkan dari kedua jenis kloset ini ? simak penjelasannya!
Sekarang ini kebanyakan orang lebih memilih menggunkan kloset duduk ketimbang menggunakan kloset jongkok, kloset jenis ini banyak digunakan di bangunan baru, baik rumah tinggal maupun bangunan komersial dan fasilitas umum lainnya.

Kloset duduk juga diangap lebih modern dan higenis jika dibandingkan kloset jongkok.
Tapi apakah posisi duduk ketika buang air besar lebih sehat dibandingkan dengan jongkok ?
Pada artikel kali ini, akan membahas mengenai kekurangan dan kelebihan kloset jongkok dan duduk.
Kelebihan kloset jongkok
- Efektif ketika buang air besar
Kloset jongkok memiliki kelebihan ketika digunakan untuk buang air besar. Posisi jongkok sangat baik dan efektif melancarkan buang air besar, hal ini dikarenakan dengan posisi jongkok ketika buang air besar, kinerja otot dan postur tubuh mendukung proses buang air besar.
- Dapat mencegah perut kembung
Penelitian lain juga menyebutkan kalau buang air besar menggunakan kloset jenis ini dapat membantu menjaga pergerakan usus.
Hal ini dapat mencegah rasa kembung, sembelit serta mencegah penyakit wasir terjadi.
- Harga kloset jongkok murah
Untuk harga sebuah kloset jongkok ini sangat murah dibanding dengan kloset duduk, Anda bisa membelinya di toko bangunan sekitar rumah Anda.
- Perawatan yang mudah
Kelebihan kloset jongkok lainya adalah perawatanya yang sangat mudah. Karena memang pada kloset jongkok tidak ada komponen – komponen mekanis seperti pada kloset duduk. Untuk merawatnya Anda tinggal membersihkannya dengan rutin setiap hari sekali.
Kekurangan kloset jongkok
- Kloset jongkok modelnya kuno
Kloset jongkok dianggap dapat memberikan tampilan yang kuno pada desain kamar mandi. Tampilannya yang jadul ini membuat kamar mandi terlihat tidak menarik.
- Kloset jongkok tidak nyaman
Kloset jongkok ini juga kurang nyaman saat dipakai. Terlalu lama jongkok dapat menyebabkan keluhan nyeri pada tumit dan paha. Hal ini juga dapat menyebabkan kesemutan pada area kaki. Apalagi jika digunakan untuk orang yang memiliki masalah cidera kaki, ibu hamil, dan lansia.
- Tidak cocok digunakan beberapa orang
Beberapa orang merasa tidak cocok menggunakan kloset jenis ini, terutama bagi mereka yang mengalami gangguan pada pergelangan kaki seperti penderita radang sendi, keseleo, patah tulang hingga tendonitis.Para orang tua dan ibu hamil juga akan kesulitan saat menggunakan kloset ini.
Kelebihan kloset duduk
- Kloset duduk punya desain yang mewah
Kloset duduk memiliki model dan desain yang modern, meski hampir semua kloset duduk memiliki model dan desain yang sama, namun meski demikian, kloset duduk mampu memberikan kesan mewah dan elegan. Selain mewah, menggunakan kloset ini mampu membuat tampilan kamar mandi terlihat bersih.
- Kloset duduk nyaman untuk digunakan beberapa orang
Selain itu, kloset duduk dianggap lebih nyaman digunakan, terutama bagi ibu hamil, lansia dan seseorang yang memiliki cedera lutut. Karena posisi ketika buang air besar dengan posisi duduk lebih nyaman dibandingkan dengan posisi jongkok.
- Lebih bersih
Kloset duduk memiliki tutup yang bisa digunakan ketika kloset sedang tidak dipakai. Hal ini membuat kloset duduk dianggap lebih bersih dan higienis secara tampilan jika dibandingkan kloset jongkok yang tidak memiliki penutup.
- Mudah dalam pemasangan
Untuk memasang kloset duduk pada kamar mandi lebih mudah ketimbang kloset jongkok. Untuk pemasangan ini juga bisa Anda lakukan sendiri tanpa memanggil tukang.
Kekurangan kloset duduk
- Harga lebih mahal
Kekurangan kloset duduk adalah harganya yang lebih mahal dibandingkan dengan kloset jongkok, harga kloset duduk paling murah berkisar 500 ribu.
- Kurang sehat
Menurut penelitian, kloset duduk tidak sehat digunakan untuk buang air besar.
Sebab, dibutuhkan waktu yang lebih lama dan tenaga yang lebih besar saat buang air besar dengan cara duduk.
- Risiko penyakit
Terlalu keras saat berusaha buang air besar dan terlalu lama duduk dapat meningkatkan sejumlah penyakit, seperti wasir dan sembelit. Selain itu, penggunaan kloset duduk juga mampu meningkatkan risiko seseorang terjangkit penyakit lainnya, antara lain diare, flu hingga infeksi pada kulit.
Hal tersebut disebabkan, kulit penggunanya bersentuhan langsung dengan permukaan dudukan kloset yang rentan menjadi sarang bakteri.
- Perawatan ekstra
Untuk perawatan kloset duduk ini harus memerlukan perawatan ekstra, apalagi jika kloset duduk mengalami kerusakan yang sering sekali mengalami kerusakan adalah pada bagian tangki air.
Bagaimana, sudah paham mengenai kekurangan dan kelebihan kloset jongkok dan duduk ?
Pilihan ada di tangan Anda, gunakan jenis kloset mana yang lebih Anda butuhkan. Semoga informasi ini bermanfaat !
Jangan lupa membaca artikel mengenai sanitasi, pelancaran saluran mampet, melancarkan WC tersumbah dan lain sebagainya hanya di web kami ini.
