Jagalah kebersihan toilet hindari mitos ini

“Jagalah kebersihan toilet supaya tidak dimanfaatkan bakteri sebagai tempat untuk berkembang biak”. Kata di atas tadi mungkin sering diucapkan oleh banyak orang dan terdengar klise. Namun alangkah baiknya jika Anda tidak mengabaikannya karena memang sangat penting untuk dilakukan.

Toilet tentu membutuhkan perawatan yang benar, tetapi ketika merawat atau membersihkannya Anda harus melakukannya dengan benar ya! Jika dikerjakan asal – asalan bukan hanya kebersihan toilet saja yang tidak maksimal, tapi dampak yang lebih buruk bisa menimpa toilet dirumah Anda.

Nah apakah Anda pernah dengar gak sih mitos – mitos tentang toilet atau kloset? Seperti cara mengatasi kotoran di dalam toilet yang tidak mau turun, hingga kloset duduk lebih baik dibanding kloset jongkok.

Jagalah Kebersihan Toilet Hindari Mitos Ini
Jagalah Kebersihan Toilet Hindari Mitos Ini

Namun apakah Anda tahu seperti apa kebenarannya? Ada beberapa mitos tentang toilet yang ternyata tidak benar loh! Supaya lebih tahu, mari baca penjelasan lengkapnya di bawah ini.

  1. Jagalah kebersihan toilet, tapi apakah toilet bersih artinya aman?

“Bagaimana toilet di rumah Anda, apakah sudah aman?” Istilah aman sering diartikan jika toilet sudah bersih, bebas bau, dan ketersediaan air terjamin, padahal lebih dari itu. Melansir dari Grid.id, toilet aman adalah toilet yang tidak berkontribusi pada pencemaran lingkungan.

Adri Ruslan, Senior Specialist On-Site Sanitation menyebut, septic tank harus dipastikan tidak bocor untuk menghindari rembesan air limbah dan mencemari sumber air. Selain itu toilet harus dilengkapi dengan septic tank yang sesuai standar dan dilakukan penyedotan lumpur tinja secara berkala.

  1. Menggunakan air sabun untuk membersihkan kloset

Memang maksud Anda baik dengan membersihkan kloset dengan sabun pembersih. Biasanya setelah Anda sikat bersih, sabun akan dibilas menggunakan air sampai mengalir ke septic tank. Ini mungkin terlihat biasa, tapi sebenarnya air sabun dapat membunuh bakteri pengurai yang ada di dalam septic tank.

Fungsi bakteri pengurai adalah mengubah limbah padat menjadi cair yang nantinya dibuang ke sumur resapan. Bayangkan jika ribuan bakteri pengurai mati karena air sabun, tentu proses penguraian limbah di dalam septic tank akan terhambat.

  1. Mengatasi kloset mampet dengan soda api

Mitos tentang soda api bisa mengatasi permasalahan kloset mampet ternyata tidaklah benar. Melansir CNN, Ketua Asosiasi Toilet Indonesia Naning Adiwoso mengatakan, soda api dapat merusak kloset dan memberi dampak buruk ke septic tank.

Panas yang dihasilkan soda api berpotensi merusak pipa kloset. Cara tepat untuk mengatasi toilet mampet karena septic tank penuh atau tersumbat limbah yaitu dengan menggunakan bakteri pengurai yang banyak dijual dipasaran. Cukup satu sachet, masalah kloset tersumbat di rumah Anda akan teratasi.

  1. Kloset duduk lebih baik daripada kloset jongkok

Hal ini sebenarnya tidak berhubungan dengan kebersihan toilet atau kloset. Tetapi penting untuk Anda mengetahui kebenarannya. Jadi tidak benar kloset duduk lebih baik daripada kloset jongkok. Kedua jenis kloset ini mempunyai kelebihan dan kekurangan masing – masing.

Kloset jongkok yang terkesan sederhana sebenarnya dapat membantu memperlancar proses buang air dari saluran cerna, terutama bagi penderita wasir. Sedangkan kloset duduk mempunyai kelebihan yaitu lebih nyaman digunakan para lansia, orang hamil, dan orang dengan cedera lutut maupun kaki.

Nah itulah empat mitos tentang toilet yang ternyata tidak benar. Baiklah setelah Anda tahu mitos – mitos toilet tidak valid tersebut, apakah Anda juga tahu bagaimana feses dapat diuraikan tanpa mencemari lingkungan?

Jawabannya, tinggalkan septic tank konvensional dan gunakan bio septic tank. Septic tank konvensional rawan bocor sehingga menyebabkan pencemaran tanah dan sumber air di sekitar.

Jagalah kebersihan toilet dan pastikan pengolahan limbah di dalam septic tank aman

Cara kerja bio septic tank sebetulnya sama saja dengan septic tank konvensional sebagai tempat penampungan tinja dari kloset, yang membedakan adalah bahan pembuatnya. Septic tank konvensional biasanya terbuat dari bahan batu bata, buis beton sedangkan bio septic tank terbuat dari bahan fiberglass.

Bahan fiberglass ini diklaim lebih rapat sehingga bisa mencegah septic tank bocor yang bisa mengakibatkan pencemaran lingkungan. Jenis septic tank ini sangat cocok di gunakan diperkotaan yang padat penduduk, Anda tinggal menyesuaikan saja kapasitas bio septic tank dengan jumlah anggota keluarga yang tinggal di rumah agar septic tank tidak cepat penuh.

Yuk jagalah kebersihan toilet dan hindari mitos seputar toilet yang tidak benar yang bisa menyebabkan masalah seperti pencemaran lingkungan, kloset menjadi cepat penuh dan lain – lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *